Dear sayangku surya,,
Maafkan aku untuk malam ini,tiba-tiba perasaan ini muncul tak biasanya.
Kemarin aku menggebu-gebu merindukanmu dengan penuh pengharapan agar aku bisa memeluk erat tubuhmu.
Malam ini aku tak merasakan apapun dalam hatiku.
Bukan karena aku memiliki tambatan hati lain,atau kecewa terhadap dirimu.
Tetapi ini murni karena perasaan ini muncul tiba-tiba.
Aku bingung sayang..
Tolong aku...
Mungkin saja sepenggal kehangatanmu akan memulihkan hatiku,menentramkan jiwaku dan mengembalikan gelora cinta yang menyusuri setiap aliran darah kita.
Kamis, 03 September 2015
Selasa, 01 September 2015
malam di awal september
Malam ini,malam di awal september 2015. Tidak ada yang terlalu spesial sih hanya saja hari ini ibu mertua ku pertama kontrol ke rumah sakit. Efeknya pacar aku gak mau makan dan lupa ngasih kabar ke aku. Tapi gak apa-apa lah yang terpenting aku tau dia ada dimana dan dengan siapa. Mungkin begini lah nasib long distance relationship yang harus menaruh kepercayaan disamping kisruh yang ada.
Hubungan kami sudah berjalan Hampir 1 setengah tahun. Tentunya kami tidak stak hanya sampai tahap ini saja,kami punya rencana melegalkan hubungan kami secara agama dan hukum di negara ini. Namun tak semudah yang sudah kami fikirkan,banyak banget hambatan dan cobaan yang kami lalui selama ini. Tak ayal pertengkaran selalu jadi jalan agar kita bisa mendinginkan fikiran.
Aku tau dia bukan orang yang sempurna,karena aku sadar jika aku pun bukan orang yang sempurna.untuknya selalu ku panjatkan doa agar senantiasa selalu mengontrol segala sesuatunya.
Hai sahabat cintaku,,kali ini kamu sedang di uji dan aku disini berjalan ada disampingmu sebagai pendamping,bukan di depan sebagai kepala dan bukan di belakang sebagai ekor.
Mudah-mudahan kamu adalah imamku seumur hidup,dan mudah-mudahan kita cepat dipersatukan dengan jalan pernikahan.
Hubungan kami sudah berjalan Hampir 1 setengah tahun. Tentunya kami tidak stak hanya sampai tahap ini saja,kami punya rencana melegalkan hubungan kami secara agama dan hukum di negara ini. Namun tak semudah yang sudah kami fikirkan,banyak banget hambatan dan cobaan yang kami lalui selama ini. Tak ayal pertengkaran selalu jadi jalan agar kita bisa mendinginkan fikiran.
Aku tau dia bukan orang yang sempurna,karena aku sadar jika aku pun bukan orang yang sempurna.untuknya selalu ku panjatkan doa agar senantiasa selalu mengontrol segala sesuatunya.
Hai sahabat cintaku,,kali ini kamu sedang di uji dan aku disini berjalan ada disampingmu sebagai pendamping,bukan di depan sebagai kepala dan bukan di belakang sebagai ekor.
Mudah-mudahan kamu adalah imamku seumur hidup,dan mudah-mudahan kita cepat dipersatukan dengan jalan pernikahan.
Langganan:
Postingan (Atom)